dari BLog ini, masa depan ummat dan kesejahteraan mereka ditentukan..

Archive for June, 2008


Aku Malu Untuk Mengeluh

Untuk apa kau mengeluh pada teriknya matahari
jika kau mengharap hangatnya  di pagi hari

Untuk apa kau mengeluh pada air yang dingin di pagi hari
jika kau mengharap segarnya di siang hari

untuk apa kau mengeluh pada kesepian panjang
jika kau mengharap sepi diantara perenunganmu?

Untuk apa kau mengeluh pada keramaian yang meriah
jika kau pun mengharapkannya diantara sepi kesendirianmu

dan…..

untuk apa kau mengeluh pada laptop yang dicuri
jika akalmu, kesehatanmu, dan IMAN mu masih melekat didirimu?

***

Belakangan saya mendapat musibah, laptop yang saya cintai, hilang dicuri orang. Padahal tahu sendiri, saya seorang programmer. Apa jadinya seorang komputeris tanpa komputernya? tak ubahnya seorang penyanyi tanpa pita suaranya.. Secara fisik, harga laptop itu memang mahal, namun secara data-data didalamnya, nilainya tentu tak terukur.

Dan aku merasa Aneh…
Ketika orang-orang banyak bersimpati kepadaku tentang kehilangan laptop, aku sendiri justru terlihat biasa. sangat biasa sekali. Aku masih tertawa canda dengan teman-temanku, aku masih kesana kemari bersenda gurau.

aku juga heran, seolah aku tidak merasa sedih atas kehilangan barang yang sangat mahal itu…

Ketika orang-orang banyak bergema, "Innalillahi wa inna ilaihi raajiun atas laptopnya akhi", "Yang sabar ya akh", "Allah pasti akan menggantinya", dan kalimat-kalimat empati lainnya…

Aku justru berkata "Alhamdulillah…" titipan itu sudah diambil oleh Allah.

Hei, bukankah Laptop, sepeda motor, dan orang-orang tercinta disekitar kita, mereka hanya titipan dari Allah. Ketika pemilik sebenarnya mengambilnya, pantaskah kita untuk bersedih?
Sungguh sekedar untuk bersedih pun aku jadi malu…
Ya Allah aku malu…

==============

dan inilah aku…
yang masih bisa tertawa, tersenyum.. dan tak sebutir air matapun menetes meski Laptop tercinta telah hilang dicuri..

Aku justru malu untuk bersedih
aku malu untuk mengeluh
Seperti kata seorang saudaraku,
"karena masih terlalu banyak nikmat yang perlu kita syukuri dibanding musibah ini yang kecil tak berarti."

nikmat atas karunia akal yang sehat
nikmat atas kesehatan hari ini
nikmat atas IMAN dan ISLAM
nikmat atas ……
Ya Allah terlalu banyak nikmat yang telah Kau berikan kepada kami…

Ah tak salah memang perkataan seorang saudaraku lainnya, "JIka ikhlas memang lebih nikmat ya?"

Aku malu untuk mengeluh…
seperti apa yang pernah disampaikan Ustadz Arif Alamsyah, seorang trainer di Malang

Daripada berkata….
"Ya Allah, aku punya masalah besar"
Maka berkatalah,
"Wahai Masalah, aku punya ALLAH yang Maha besar"….

Dunia bukan dimensi ku
Dunia bukan parameter koordinat kehidupanku…

*****

tapi btw, tahu nggak apa hal yang bisa bikin seorang Sahid jadi sedih?

Aku tidak ingin menangis karena laptop yang hilang…
Namun aku menangis atas ummat ini

Atas umat yang tertindas, yang tak bisa tidur nyenyak khawatir esok mereka terdzalimi penguasa mereka…
Atas umat yang tak terperhatikan kesejahteraannya yang tak tahu besok harus makan apa.

Atas umat yang tak bisa membeli keadilan karena ditodong kartel dunia hukum, "bapaknya punya berapa juta?"

Aku menangis atas para penguasa yang sibuk memperkaya diri, sementara ummat justru tak bertambah kesejahteraannya. Bahkan minus!!

Ya Allah, hadirkanlah kedua "Umar"-Mu diantara kami…

Biar ia cambuk gubernur-gubernur, walikota, bupati, bahkan RW yang menyimpang…

Biar ia bawa KEADILAN dan KESEJAHTERAAN untuk umat ini…
Biar ia rebut Al Quds kami, sebagaimana ia sendiri yang keluar Madinah hanya untuk menerima kunci Al Quds..

Biar namanya buat Bush, dan seluruh koalisi Zionist Yahudi bergetar tulang-tulangnya serasa berlepas, sebagaimana ketika namanya disebut didepan Heraklius penguasa Konstantin

Biar ia robohkan Bush, "Rustum" Amerika umat ini.. sebagaimana ia bebaskan peradaban Persia dari kejahiliahan.

Allahumma aizzal islaama wal musliimin
Allahumma aizzal islaama wal musliimin
Allahumma aizzal islaama wal musliimin
Amin…