Berterima kasih..
berTerima Kasih
Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang
sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba
bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya
kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil.
Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat.
Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk
menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun
1960- an, yaitu diskriminasi ras pada saat itu.
Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk
mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi.
Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat
si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda. 7 hari
berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang.
Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set
besar berwarna (pada tahun 1960-an !) khusus dikirim kerumahnya. Terselip surat
kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah :
"
Terima kasih nak, karena membantuku di jalan Tol malam itu. Hujan tidak hanya
membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong
saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku
yang sedang sekarat… hingga wafatnya. Tuhan memberkati anda, karena membantu
saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu"
Tertanda
Ny. Nat King Cole
Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA
***
Ada banyak orang yang berarti dalam sejarah hidup kita. Mereka orang-orang
yang terkadang hanya berlalu begitu saja, atau pun orang-orang yang masih berdiri
di sisi kita hingga sekarang. Merekalah yang mampu menimbulkan banyak perubahan
bagi kita. Entah itu kesuksesan, hidayah, maupun berbagai macam perasaan dan
perubahan pada diri kita. Dan ini adalah satu hal yang wajar, mengingat bahwa
kita berinteraksi dan terpengaruh oleh lingkungan di sekitar kita.
Namun, disadari atau tidak, lambat atau cepat, kita sering melupakan mereka
yang telah berjasa dan memberikan andil perubahan bagi kita. Hanya sedikit yang
kita ingat dari mereka. Hanya orang-orang yang membuat kita sangat terkesan,
atau juga orang-orang yang manfaatnya masih kita rasakan hingga detik ini.
Selebihnya? sering
kita lupa, atau bahkan melupakan kebaikan mereka, kadang kita beranggapan bahwa
itu tidaklah perlu karena itu sudah tugas dan kewajiban mereka. Entahlah, seolah
kebaikan mereka telah terhapus oleh waktu dan tugas mereka. Sering kita lupa
bahwa mereka, se-sedikit apa pun, telah membantu kita dalam hal-hal yang kita
tak tahu, apa jadinya jika tanpa mereka.
Teman, tak malukah
kita? kita menerima kebaikan, kearifan, hikmah, dan berbagai hal yang mampu
membuat kita menjadi lebih baik karena seseorang, lantas kita melupakan? “Lantas
dimana lagi mau kita sembunyikan wajah-wajah tak tahu terimakasih ini?”
Teman, kebaikan dan
keikhlasan memang tak kan pernah mengharap sebuah balas jasa. Namun apakah
terlalu berat bagi kita untuk sekedar tutur terima kasih, atau seulas senyum
sekalipun? Jika ini saja tak mau kita lakukan, lantas mau dibilang apa kita
nanti?
Ketahuilah bahwa
sepatah kata “Terima Kasih”, atau seulas senyum dari kita, akan membuat orang
lain merasa dihargai. Sungguh, sebuah kata atau seulas wajah yang akan membuat
mereka tersanjung, bahwa mereka dihargai seperti halnya seorang pahlawan,
orang-orang yang berjasa, dan orang-orang yang spesial bagi kita.
Jadi? Kenapa tidak
kau buka kembali phone-book HP mu, dan ketikkan, “Terima kasih teman, untuk semua kebaikan dari mu selama ini, semoga
Allah membalasmu dengan yang lebih baik”, dan kirim ke orang-orang yang
selama ini kita lupakan.
Teman, ketika
dirimu menerima tulisan ini, ketahuilah karena kamu adalah orang-orang yang
berjasa bagiku. Kamu adalah orang-orang yang –sadar atau tidak- telah membawa
banyak perubahan dalam hidupku. Karenanya aku telah menganggapmu sebagai
orang-orang yang spesial!!
Teman, ketahuilah
bahwa se-sedikit apapun yang aku terima darimu, entah yang kau sadari atau
tidak, sesungguhnya aku menganggapmu sebagai orang-orang yang berjasa dan
spesial bagiku.
Karena dibalik rasa
syukurku pada Rabb yang melahirkan semua kebaikan itu, kamulah yang dipilihNya
untuk menyampaikannya kepadaku.
Jadi, sebelum
terlambat, ijinkanlah diri ini untuk mengatakan,
“Teman, terima
kasih untuk semuanya,
untuk semua
persahabatan,
untuk semua
perhatian, dan
untuk semua
kebaikan darimu,
Semoga Allah
membalasmu dengan yang jauh lebih baik”
“Jazakallah/Jazakillah khairon katsiir…”
***
Jika anda
menyukainya, silahkan forward surat diatas, ke siapapun yang anda inginkan. Jika
tidak, silahkan simpan email ini, sebagai bukti bahwa aku menganggapmu sebagai
seseorang yang spesial…
First Originated by
Toni Tegar Sahidi
Force Comment :
08175404373